Showing posts with label Emosi. Show all posts
Showing posts with label Emosi. Show all posts

Monday, August 15, 2011

Emosi, Logika dan Iman

Suramadu Bridge, Indonesia
Photo by Sammy Palit
Emosi, logika dan iman, tiga kesatuan sempurna yang bisa membawa kita bertumbuh dalam pengenalan akan Tuhan

Tanpa emosi kita tidak akan dapat menikmati Tuhan, tetapi tanpa logika kita akan tersesat, karena emosi hanya bisa menjangkau dimensi rasa, itu sebabnya kita akan menangis, tertawa dan bersukacita saat menyembahNya. Sedangkan logika tanpa iman, akan menghasilkan tingkat kerohanian yang sangat dangkal.

Logika berdiri diatas kekuatan manusia yang terbatas, sedangkan iman dibangun diatas kekuatan Tuhan yang maha kuasa. Logika hanya bisa memahami sebagian kecil Alkitab yang adalah firman Tuhan, sedangkan iman mampu mengenali kebenaranNya secara sempurna.


Sunday, August 14, 2011

Gelap Mata

Gelap mata adalah sebutan bagi orang yang tidak mampu mengendalikan emosi. Dan akibatnya kehancuran yang terjadi. 
Grand City, Surabaya
Photo by Sammy Palit

Ketika Musa turun dari gunung Sinai, ia terkejut begitu melihat umatNya melakukan ibadah bukan kepada Tuhan tapi kepada sebuah patung lembu. Ia marah dan menjadi gelap mata, ia hancurkan patung lembu itu dengan dua loh batu yang berisi tulisan Tuhan, akibatnya ia tidak pernah diizinkan masuk ke tanah Perjanjian.

Gelap mata bisa membuat seorang suami memukul istrinya sendiri, atau memutuskan hubungan keluarga dengan anaknya. Gelap mata bisa membuat seorang gembala mengutuk jemaatnya sendiri, yang seharusnya dikasihi dan dibawa kedalam kehidupan yang diberkati.

Untuk menghindarinya kita perlu belajar mengendalikan diri. Sehari saja berjanji pada Tuhan untuk hidup dalam kesabaran dan hikmat, ketika kita bertemu dengan esok, ulangi lagi janji kita dan kita akan melihat pembentukan yang nyata melalui kuasaNya akan kita alami.

Menjalani hidup dengan emosi adalah buruk, dan menjadikan emosi sebagai dasar hidup adalah lebih buruk.