Showing posts with label salib. Show all posts
Showing posts with label salib. Show all posts

Saturday, April 19, 2014

Tanda kematian Kristus

Setiap orang yang memiliki tanda kematian Kristus tidak akan mengalami kematian

Saat malaikat maut masuk ke Mesir, semua anak sulung mati, semua rumah tidak ada yang tidak dimasukinya. Kecuali rumah yang memiliki tanda darah anak domba.

Ada dua jenis kematian, kematian tubuh dan kematian roh. Yang satu bersifat sekejap yan lain betsifat kekal. Yang satu mengambil tubuh, yang lain merenggut hidup.

Semua orang berdosa sayngnnya harus mengalami keduanya, kecuali mereka yang memiliki tanda kematian Kristus, kematian harus melewatinya.

Friday, April 18, 2014

Pintu neraka sudah di tutup

Setan menunggu Yesus di neraka tapi Ia justru menutup pintu neraka bagi kita.

Saat Yesus di tangkap dan dipermainkan manusia, Setan menyangka telah mengalahkanNya. Bahkan Setan terus bersorak saat Yesus berhasil di paku di kayu salib lalu smua darahNya tertumpah sampai mati, Setan merasa menang, Anak Allah yang sangat Ia takuti mati. Berarti rencana Allah bagi keselmatan manusia gagal.

Setan tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi, justru kematianNya, memberi kehidupan kepada kita yang sudah mati. Dan setiap tetes darahNya yang tertumpah menghapus semua dosa kita. Ia memang pergi ke neraka tapi bukan untuk tinggal di sana, tapi untuk mematahkan kuasanya bagi setiap orang yang percaya.

Thursday, April 17, 2014

Paradox Salib

Semua orang yang melihatNya disalib merasa ngeri atas penderitaanNya, tapi semua orang yang
percaya salibNya merasa bersyukur atas kemurahanNya

Salib itu mengerikan tapi sekaligus mengharukan. Karena penderitaanNya yang mengerikan itu membawa kelepasan dari penderitaan kekal. Dan itu semua terjadi oleh karena kasih karuniaNya atas kita.

KemurahanNya tidak bersifat diskriminasi karena semua orang dari semua bangsa, suku atau status sosial berhak menerimanya.

Akhirnya salib justru harus membuat kita selalu bersyukur karena keselamatan telah terjadi sekarang.

Tuesday, April 15, 2014

Tempat Pesembunyian

Salib Kristus tempat persembunyian dimana kematian tidak bisa menemukan orang berdosa disana.

Setiap kejahatan satu hari nanti akan terungkap dan para pelaku harus mempertanggungjawabkan perbuatannya, dihadapan hukum, karena tidak ada tempat persembunyian yang aman bagi mereka.

Ada satu kejahatan terbesar yang telah menjadi satu dengan hidup manusia, yaitu dosa. Dan kematian itu seperti polisi yang berhak menangkap dan membawanya ke penjara, dan tidak ada seorangpun yang bisa menghindarinya, kecuali semua orang yang datang ke salibNya.


Monday, April 14, 2014

Pengampunan

Salib adalah simbol pengampunan terbesar bagi orang berdosa

Hari ini salib bukan hanya menjadi simbol gereja yang paling terkenal di dunia, tapi juga menjadi perhiasan yang banyak di pakai oleh semua orang, bahkan yang bukan beragama kristen sekalipun.

Tapi 2000 tahun lalu salib itu mengerikan, karena menjadi puncak dari penghukuman penjahat-penjahat terbesar di masa itu. Bahkan mendengar namanya saja bulu kuduk sudah berdiri, menakutkan.

Apa yang mengubah salib dari simbol penghukuman yang mengerikan menjadi simbol gereja yang indah dan menarik?

Karena Yesus, Anak Allah, memakai salib untuk menanggung semua dosa manusia, dan semua yang percaya kepadaNya akan mendapatkan pengampunan penuh dan tidak perlu lagi mengalami salib neraka yang lebih mengerikan lagi.

Thursday, April 19, 2012

Fokus kepada kemuliaan

Kabut tebal di Bandung
photo by sammy palit
Jangan fokus kepada sakitnya, bila Anda sedang pikul salib, tapi kepada mahkota kemuliaanNya

Tidak ada mahkota tanpa salib, itulah prinsip dari sebuah kekristenan. Tapi mahkota itu identik dengan penderitaan, kesusahan bahkan kesengsaraan. Dan kitapun menolaknya, dan mahkotapun tidak pernah kita miliki.

Tapi mengapa banyak orang berhasil dengan salibnya? Bahkan dengan salib yang sangat besar? Karena mereka tidak fokus kepada penderitaannya yang akan membuat mereka hidup dalam keluhan dan, cepat atau lambat, salibpun ditanggalkan. Tetapi mereka fokus kepada kemuliaannya.